Pengertian Dan Fungsi Apresiasi Karya Seni

Loading...
Pengertian dan fungsi apresiasi karya seni akan dibahas lengkap pada materi pelajaran seni budaya sebagai berikut ini. Adapun point-point pokok pembahasan tentang Mengapresiasi Keunikan Gagasan dan Teknik yang akan di bahas didalam materi pendidikan seni budaya dan keterampilan adalah antara lain :

1. Definisi apresiasi.
2. Makna apresiasi dalam arti luas.
3. #3 tingkatan apresiasi.
4. Ciri-ciri khusus karya.

Pengertian apresiasi

Apresiasi berasal dari bahasa latin yakni appretiatus yang mempunyai arti mengerti serta menyadari sepenuhnya hingga mampu menilai semestinya. Dalam hubungannya dengan seni, kata apresiasi mempunyai arti mengerti dan menyadari tentang hasil karya seni serta menjadi peka terhadap nilai estetisnya, sehingga mampu menikmati dan menilai karya seni tersebut.
Pengertian Dan Fungsi Apresiasi Karya Seni
Baca juga : Pengertian, #5 Contoh Seni Rupa Terapan Nusantara

Makna apresiasi dalam arti luas

Dalam pengertian yang lebih luas, apresiasi dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk menikmati, mengamati, menghayati serta menilai sekaligus berfungsi memberi masukan berupa kritikan yang objektif tanpa kehilangan rasa simpati terhadap sebuah karya seni.

#3 tingkatan apresiasi

Dibawah ini terdapat #3 tingkatan apresiasi adalah antara lain apresiasi empatik, apresiasi estetis dan apresiasi kritis. Ketiga tingkatan apresiasi tersebut akan dijelaskan dengan detail sebagai berikut :

1. Apresiasi empatik
Apresiasi empatik adalah apresiasi yang hanya menilai baik dan kurang baik hanya berdasarkan pengamatan belaka. Apresiasi atau penilaian ini biasanya dilakukan oleh orang awam yang tidak punya pengetahuan dan pengalaman dalam bidang seni.

2. Apresiasi estetis
Apresiasi estetis adalah apresiasi untuk menilai keindahan suatu karya seni. Apresiasi pada tingkat ini dilakukan seseorang setelah mengamati dan menghayati karya seni secara mendalam.

3. Apresiasi kritis
Apresiasi kritis adalah apresiasi yang dilakukan secara ilmiah dan sepenuhnya bersifat keilmuan dengan menampilkan data secara tepat, dengan analisis, interprestasi dan penilaian yang bertanggung jawab. Apresiasi ini biasanya dilakukan oleh para kritikus yang memang secara khusus mendalami bidang tersebut.

Dalam suatu apresiasi akan terjalin komunikasi antara si pembuat karya seni (seniman) dengan penikmat karya seni (apresiator). Dengan adanya komunikasi timbal-balik ini, seniman diharapkan mampu mengembangkan kemampuannya untuk dapat membuat karya seni yang lebih bermutu.
Baca juga : Unsur Karya Seni Kriya, Jenis Seni Rupa Terapan Dan Contohnya

Ciri-ciri khusus karya

Adapun karya yang baik mempunyai #5 ciri khusus yang diantaranya adalah unik, universal, ekspresif, survival dan individual yang dapat dijelaskan dengan lengkap sebagai berikut :

1. Unik
Hasil karya yang menarik, antik, mempunyai keitimewaan dari yang lain, yang sebelumnya belum pernah ada.

2. Universal
Karya yang dicipta dapat dinikmati, dimanfaatkan semua orang tanpa memandang status sosial ekonomi, jenis kelamin, suku bangsa dan lain-lain.

3. Ekspresif
Karya seni yang dicipta dari hasil pengolahan imajinasi, ungkapan perasaan, gejolak hati, curahan batin serta pengalaman dan pengetahuan si pembuatnya.
Baca juga : Contoh Seni Rupa Terapan Daerah
4. Survival
Karya seni dapat dinikmati sepanjang tahun atau masa, sehingga tahan lama dan konstinten.

5. Individual (pribadi)
Karya seni mampu memenuhi fungsi kebutuhan seni secara fisik dan psikis atau emosional.

Demikian pembahasan mengenai pengertian dan fungsi apresiasi karya seni.
Loading...
Loading...